Betapa Indahnya Pesona Tempat Wisata Yang Di Bengkulu Utara !
Sobat sudah tau belum tempat wisata yang ada di Bengkulu Utara ? Bengkulu Utara merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi Bengkulu.
Nah disini ada sebuah desa yang pernah dijuluki batavia juga loh. Mau tau dimanakah tempatnya ? kita mulai saja langsung.
1. Air Terjun Kepala Siring
Air Terjun Kepala Siring merupakan
tempat tujuan wisata baik lokal maupun wisatawan luar daerah yang ada di daerah
kabupaten Bengkulu Utara dan mempunyai daya Tarik tersendiri berupa air terjun
dan irigasi warisan Belanda serta pemandangan alam hutan konservasi sebagai
lokasi tumbuhnya tumbuhan Rafflesia.
Di area air terjun ini mempunyai
sungai yang bebatuan dan air yang sangat dingin di karena kan Air Terjun Kepala
Siring ini merupakan Air Terjun yang ada
di daerah pegunungan. Tepatnya berada di Kemumu, Arga Makmur, Bengkulu utara.
Dari Argamakmur sobat memerlukan waktu
kurang lebih sekitar 15 menit ke tempat lokasi Objek wisata Air Terjun Kepala
siring. Di sepanjang jalan menuju lokasi sobat akan di perlihatkan pemandangan
sawah – sawah teras siring dan bukit barisan yang sangat mempesona.
2. Pantai Lais
Pantai Lais adalah obyek wisata yang
berada di Desa Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, dan menjadi lokasi yang banyak
dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi
Bengkulu Edi Nevian di Bengkulu, menerangkan, lokasi objek wisata tersebut banyak
di datangi wisatawan selain memang sangat mempesona dan indah juga mudah
dijangkau.
Pantai tersebut tepat berada di
pinggir jalan raya Lintas Barat Sumatra, Jadi begitu mudah bagi wisatawan yang
akan berkunjung ke tempat itu, selama ini tempat objek wisata tersebut kurang
di promosi kan di karena kan itu belum begitu dikenal terutama oleh wisatawan
yang berada luar daerah.
Kalau sobat berangkat dari Bandara
Fatmawati Kota Bengkulu menuju Pantai Lais, sekitar 60 km dan dapat dilalui dengan
menggunakan kendaraan umum atau pribadi.
3. Lebong Tandai
Lebong Tandai dijuluki sebagai "Batavia
Kecil" waktu kolonialisme Belanda ketika menguasai lokasi tambang emas di
desa Lebong Tandai.
Dimana lokasi ini sempat menjadi target
banyak pihak, baik itu pada zaman masa Belanda, Jepang maupun Investor lainnya pada
masa penjajahan.
Untuk
mencapai tempat penambangan emas di desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal
Putih Kabupaten Bengkulu Utara, Propinsi Bengkulu, sangat mudah di karena kan
angkutan umum relatif lancar, sebab sobat bisa memutuskan apakah melewati rute
Kota Bengkulu- Napal Putih ataupun melewati rute Muara Aman (Ibu Kota Kabupaten
Lebong) menuju Napal Putih.
Perjalanan bermula dari kota
Bengkulu dapat dilalui kurang lebih 3, 5 jam dengan memanfaatkan angkutan umum
mengarah ke desa Napal Putih, dengan tarif ongkos sebesar Rp 30.000, desa ini merupakan
desa terakhir yang akan kita datangi sebelum melanjutkan perjalanan ke desa
Lebong Tandai.
Seperti itu juga jika sobat memilih rute
Muara Aman-Napal Putih sobat akan melewati perjalanan dengan angkutan umum kurang
lebih 4 jam.
4. Kereta Lori Molek
Dari Napal Putih menuju Stasiun
Molek (julukan yang diberikan untuk kereta lori dengan berukuran 5 x 1 m,
mempunyai mesin diesel 10 PK yang memiliki maksimal sebanyak 10 penumpang).
Tarif untuk menaiki lori molek ini
sobat harus mengeluarkan uang sebesar Rp 20.000.
Stasiun ini berlokasi diujung desa,
ditepi sungai ketahun. Banyak Molek yang menunggu penumpang tetapi terminal ini
lebih ramai ketika hari Senin dan Kamis di karena kan saat hari itu banyak
penambang dari luar Kabupaten Bengkulu Utara berdatangan untuk menuju desa Lebong Tandai.
Perjalanan dengan naik Molek menuju
Lebong Tandai waktu sore hari yaitu sekitar pukul 17.00 WIB di karena kan untuk
mencegah terjadinya tabrakan sebab Molek dari Lebong Tandai tiba di Napal Putih
pukul 16.00 WIB.
Karena jalur rel Cuma ada satu, jika
terpaksa bertemu dengan Molek yang lain yang berlainan arah ataupun ada Molek
yang sedang macet dijalan harus salah satu Molek disingkirkan keluar rel, hanya
dengan 3 orang saja Molek tersebut dapat
diangkat keluar rel.
5. Pulau Enggano
Pulau Enggano merupakan kelompok
kepulauan yang berlokasi di Samudera Indonesia.
Enggano terdiri dari 6 buah pulau,
dan Enggano adalah pulau yang terbesar dengan memiliki ukuran kurang lebih 29Km
x 18Km dan luas keseluruhan termasuk pulau-pulau kecil disekelilingnya sekitar
kurang lebih 443Km bujur sangkar.
Kepulauan ini banyak menyimpan
potensi alam yang luar biasa besarnya, contoh nya sumber alam berupa area hutan
wisata dan konservasi hutan burung gunung Nanuua seluas 10.000 Ha, dengan
beragam jenis flora dan fauna langka dan menjadi target sasaran pemburuan
contohnya babi hutan, sapi liar dan kerbau liar.
Pulau yang cantik dengan taman laut
yang terdapat bermacam – macam ikan hias dengan karang laut yang cantik dan
berwarna-warni.
Pulau Enggano berjarak kurang lebih
97 mil dari Kota Bengkulu atau dapat dilalui dengan transportasi KM Raja
Enggano selama kurang lebih 10 jam perjalanan.
Sebelum sampai ke pulau terpencil
itu banyak para pemancing yang menyalurkan hobinya dengan memancing ikan dalam
perjalanan.
6. Pusat Pelatihan Gajah Seblat
Pusat Latihan
Gajah (PLG) Seblat adalah lokasi yang dipergunakan untuk melatih dan membantu
proses perkembangbiakan gajah-gajah liar sumatra (elephas maximus sumatrensis)
yang dimiliki di Propinsi Bengkulu.
Lokasi ini menjadi destinasi tujuan
wisata di Propinsi Bengkulu. Berdiri pada bulan Oktober 1992 melalui SK Menhut
No. 658/Kpts-ll/1995 tanggal 8 Desember 1995, memiliki luas area sekitar 6800
hektar, dan merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Selain menjadi area konservasi bagi
kurang lebih 200 ekor gajah liar sumatra, PLG Seblat juga adalah habitat bagi
beberapa flora dan fauna langka khas Pulau Sumatra.
Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat
berlokasi di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Propinsi
Bengkulu, Indonesia.
Akses untuk dapat menuju kawasan PLG
Seblat ini tidak terlalu sulit. Dari rute Kota Bengkulu, sobat dapat pergi ke
arah Air Muring, bisa memakai kendaraan pribadi maupun transportasi umum (bus),
dengan jarak tempuh perjalanan kurang lebih 150 km.
Saat sampai di Air Muring, terdapat
3 jalur yang dapat sobat pilih agar sampai di area PLG Seblat, yaitu:
1. melalui PT. Agricinal dengan
jarak tempuh kurang lebih 20 km, waktu perjalanan sekitar 1 jam.
2. melalui Seblat (samping Kantor
Kecamatan Putri Hijau) Blok C, Suka Baru, PLG Seblat, dengan jarak tempuh
kurang lebih 15 km.
3. melalui Air Muring, Suka Merindu,
Suka Baru, PLG Seblat, dengan jarak tempuh kurang lebih 17 km.
7. Air Terjun Curug Sembilan
Propinsi Bengkulu merupakan provinsi
yang kaya dengan objek wisata alam yang masih sangat alamiah dan belum terjamah
oleh tangan profesional.
Contoh nya ialah Air Terjun Curug 9,
ialah salah satu air terjun yang unik dan khas, di karena kan air yang mengalir
menyusun sembilan tingkatan dengan masing – masing tingkatan membentuk beberapa
air terjun sehingga memberikan pemandangan alam yang mempesona.
Air Terjun Curug 9 terdapat di
Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara.
Untuk dapat menuju lokasi ini
menempuh jarak kurang lebih 120 km dari kota Bengkulu menggunakan kendaraan
roda 4.
Air Terjun ini berlokasi di area
hutan lindung yang masih sangat alami dan sangat menarik untuk didatangi oleh
wisatawan pecinta alam.
Disini juga diterdapat beraneka
ragam flora dan fauna langka dengan habitat yang masih sangat alami.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar